Laporan Keuangan Pemerintah 2012 Harus Dapat Opini Wajar

Senin, November 23, 2009

Jakarta (DetikFinance) - Pada 2012 Presiden SBY meminta laporan keuangan Kementerian/Lembaga (K/L) sudah masuk dalam kategori Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada tahun 2012. Hal ini disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Seminar International Managing Public Finances di Hotel Grand Hyatt Jakarta, Senin (26/10/2009). "Sebagai menteri baru di kabinet ini, Presiden meminta menandatangani kontrak kinerja. Salah satunya pada 2012, Kementerian/Lembaga (K/L) harus WTP," ujarnya. Sri Mulyani melanjutkan dalam dua tahun ke depan semua pihak harus meningkatkan kinerja dalam pelaporan keuangan agar target tersebut dapat tercapai.
Hal ini merupakan tugas yang berat karena pada tahun ini, K/L harus mengadopsi sistem akuntansi baru yang berbasis akrual. "Ini permasalahan bagi Indonesia, ini target yang ambisius dalam reformasi keuangan publik kami," tegasnya. Dia menganjurkan, untuk mencapai target tersebut, K/L sebaiknya tidak hanya menyalin dari laporan keuangan luar negeri saja, tetapi harus melihat dari segi gagasan, ide, dan rancangan. Para pembuat laporan keuangan ini pun juga harus mengerti mengenai sistem baru tersebut.

"Ketika mau mengadopsi gagasan ini harus bisa benar-benar dipahami sejarah dan sifat lembaga terkait. Ini sebabnya diperlukan seni reformasi dari tingkat K/L, Dirjen hingga staf yang akan menerapkan. Ini tugas besar," jelas Ani.


 
 
 

Sekilas Info Piutang Negara

.